Rabu, 03 September 2014

KERINDUANKU PADA KAMPUNG HALAMAN



KERINDUANKU PADA KAMPUNG HALAMAN
WANIYAI BOU TOLONG TITIP SALAM BUAT DAPUWA..KU
Bandung 2 Sep, 2014 jhon dumu dapuwa
Sudah lima tahun lebih saya meninggalkan dapuwa……banyak hal saya alami susah, senang, sengsara….sepertinya kebanyakan sengsaranya, tetapi tidak apa apa karena semua tantangan saya anggap sebagai pendewasaan diri…Menghibur diri…?! Mungkin!!! 
Tetapi saya benar benar tidak mengerti…mengapa ahir ahir ini tiba tiba ada kerinduan yang sangat kuat timbul di pikiran saya kepada Kampung halamanku di dapuwa diyobado..
Mungkin karena sudah lama saya tidak pernah kesana…mungkin karena pesan Orang tua saya sebelum meninggal, bahwa saya jangan sampai lupa pada asalku….DIYOBADO, padahal tidak banyak yang dapat kuingat sebagai kenangan di sana, saya tidak lahir di sana….saya tidak pernah tinggal disana….bahkan saya tidak terlalu sering berkunjung WANIYAIMIYO yg selalu.
Inilah awal saya berselancar di dunia maya ini…..mencari setiap informasi yang ada hubungannya dengan WANIYAIMIYO, dari mulai hanya membaca comment comment saja sampai memberanikan diri menuliskan comment dibeberapa Blognya SAYA, sambil, Oh ya…beruntung sekali saya masih bisa berbahasa indonesia, walaupun kadang mungkin akan terdengar kaku kalau berbicara langsung, tetapi melalui tulisan saya rasa semua itu bisa tertutupi.
Dan saat yang sama saya berusaha cari tau tentang perBlogan ini yang sangat asing sekali buat saya, karena bidang saya adalah ekonomi, meskipun kita menggunakan beberapa Technical Software tetapi semuanya hanya technical communication,
Dari semua keinginan dan keberanian yang ada saya mencoba memulai Blog ini, dengan kerendahan hati saya memohon saran saran dari saudara saudaraku untuk dapuwa memperbaikinya dan saya berjanji untuk melakukan yang terbaik sesuai dengan kemampuan saya.UGATAME INIWA ENAIMO

Minggu, 31 Agustus 2014

aku rindu

  Untuk Ibu

Di kala resah ini kian mendesah dan menggalaukan jiwaku
Kau ada di sana …dapuwa diyobadoo...
Di saat aku terluka
hingga akhirnya…tercabik-cabiklah keteguhan hatiku
Kau masih ada di sana…dapuwa
Ketika aku lelah dan semangatku patah untuk meneruskan perjuangan,
terhenti oleh kerikil –kerikil yang kurasa terlampau tajam
hingga akhirnya aku pun memilih !!!
mama..ku tetap ada di sana…diyobadoo
memberiku isyarat untuk tetap bertahan
Ibu…kau basuh kesedihanku, kehampaanku dan ketidakberdayaanku
“Tiada lain kita hanya insan Sang Kuasa ugatame,
Memiliki tugas di bumi tuk menegakkan kalimatNya
Kita adalah , jiwa, dan roh yang terpadu
Untuk memberi arti bagi diri dan yang lain”
Kata-katamu laksana embun di padang gersang nuraniku
memberiku setitik cahaya dalam kekalutan berfikirku
Kau labuhkan hatimu untukku, dengan tulus tak berpamrih
Kusandarkan diriku di bahumu
Terasa…kelembutanmu menembus dinding-dinding kalbuku
Menghancurleburkan segala keangkuhan diri
Meluluhkan semua kelelahan dan beban dunia
Dan membiarkannya tenang terhanyut bersama kedalaman hatimu
Kutatap perlahan…
matamu yang membiaskan ketegaran dan perlindungan
Kristal-kristal lembut yang sedang bermain di bola matamu,
jatuh…setetes demi setetes
Kau biarkan ia menari di atas kain/yato kerudungmu
Laksana  di terik panasnya gurun
Ibu…
Nasihatmu memberi kekuatan untukku
rangkulanmu menjadi penyangga kerapuhanku
untuk ,menapaki hari-hari penuh liku
…semoga semua itu tak akan pernah layu!
Ibu…
Dalam kelembutan cintamu, kulihat kekuatan
dalam tangis air matamu, kulihat semangat menggelora
dalam dirimu, terkumpul seluruh daya dunia!

Do’a anak rantau di negri orang

Add caption

Do’a anak rantau

Angin…aku titipkan salam rinduku buat ayah&bunda…
Do’a…aku jadikan engkau sarana&harapan2x terindah dalam hidupku buat mama ,kak ade…
Mimpi…aku jadikan engkau tempat persinggahan terindah pertemuanku dengan ayah&bunda…

“Ya Allah,aku berdo’a hanya kepada-Mu,lindungi ayah&bunda,buatlah mereka tersenyum selalu dalam menapaki jalan kehidupan tanpa kehadiranku di sisi mereka…mama ,kak ade… maafkan anakmu yang hingga kini belum mampu membalas kebaikan kalian selama ini,..do’akan anakmu agar selalu tegar menjalani kerasnya kehidupan ini….Amien3x Ya mabipai dapuwa.(eboupai du dapuwa)

Selasa, 26 Agustus 2014

MEMAHAMI ARTI KEBERSAMAAN


  
  Kebersamaan adalah salah satu kata yang mempunyai makna serta arti yang sangat indah, siapapun orangnya bila mendengar kata “ kebersamaan” pasti tersentuh hatinya, pasti ingin merasakan arti sebuah “ kebersamaan”. Kenapa kebersamaan itu begitu bermakna, karena dengan kebersamaan apapun yang kita dambakan jelas akan terwujud. Sebuah Keluarga yang berjalan diatas kebersamaan insya Allah akan mencapai apa yang di cita-citakan, Negara yang didirikan dan dibangun atas dasar kebersamaan pasti akan tercapai apa yang menjadi tujuannya, jelas dengan adanya sebuah kebersamaan semua yang didambakan oleh manusia akan tercapai, yakinlah tidak ada satupun manusia didunia akan berhasil mencapai tujuannya tanpa adanya kebersamaan. 
      Apapun yang menjadi dasar dari kebersamaan itu baik dilaksanakan secara ikhlas maupun terpaksa, atau dengan tujuan yang bermanfaat. Sebagai contoh seorang pemimpin dalam sebuah kelompok tanpa didukung oleh anggotanya, takkan berhasil memimpin kelompok tersebut, sebuah team olah raga takkan pernah menang tanpa adanya kekompakan bahkan sekelompok orang yang ingin berbuat jahat tidak akan pernah berhasil mencapai tujuan jahatnya bila tanpa adanya kebersamaan. ‘ Jadi dumupa jhon menegaskan membayangkan apalah artinya hidup ini tanpa adanya kebersamaan terutama DAPUWA. Kebersamaan itu adalah sebuah keindahan, kebersamaan itu adalah sebuah kekuatan, kebersamaan itu jalan menuju keberhasilan , kebersamaan itu ……. Marilah kita Bangun INIYA MAKI  sebuah kebersamaan …. Disitu akan kita temukan makna hidup… kebersamaan adalah sebuah kekayaan yang tak akan habis ditelan zaman .. disitu akan kita temukan kekayaan, Hikmah dan keberhasilan…amin…UGATAME INIUWA ENAIMO..


PENDAPAT SAYA  

MEMAHAMI ARTI KEBERSAMAAN

Asal kata kebersamaan adalah ‘sama, bersama’. Sama artinya seragam, sedangkan ‘bersama’ berarti ‘tidak sendiri’. Kebersamaan yang dimaksudkan disini adalah melaksanakan suatu kegiatan atau aktivitas secara bersama (lebih dari satu orang), misalnya : beribadah bersama, bernyanyi bersama, berjalan bersama, menonton bersama, dan lain-lain.
Beberapa alasan mengapa orang ingin melakukan sesuatu secara bersama yakni, (1) berkumpulnya beragam ide, (2) dalam suasana yang baik umumnya memiliki kecenderungan saling mendukung satu dengan yang lain, (3) beberapa hal menjadi ringan dalam kebersamaan, (4) memiliki daya dorong yang kuat dalam beberapa hal, dll.

Kebersamaan yang baik adalah kebersamaan yang terbentuk karena ‘kebutuhan’) bukan dipaksakan. Kebersamaan yang terbentuk karena kebutuhan biasanya lebih mudah mencapai tujuan dibanding bila kebersamaan terbentuk karena dipaksakan, atau memiliki hambatan yang cukup besar dalam upaya pencapaian tujuan.
Kebersamaan yang baik bercirikan Menurt MABIPAI DUMUPA,
(1) ada tenggang rasa,
 (2) ada kekompakan,
(3) ada kepentingan bersama,
 (4) dan umumnya sang pemimpin mengerti betul yang dipimpinnya.
Hal-hal kritis yang sering terdapat dalam kebersamaan biasanya,
 (1) mengorbankan kepentingan pribadi dan mengedepankan kepentingan bersama,
 (2) selalu mengarah pada kemajuan bersama bukan sebaliknya,
(3) adanya arah yang jelas kemana kebersamaan akan dibawa,
(4) dibutuhkan proses untuk lebih memahami kebersamaan, itu berarti diperlukan sejumlah waktu.
Ada bahaya mengintip yang dapat merusak kebersamaan yaitu,
 (1) ingin menang sendiri,
(2) selalu berpikiran negatif terhadap sesama anggota dalam kebersamaan,
 (3) tidak tepat waktu,
(4) mudah mengobral janji tanpa komitmen yang jelas,
 (5) komersialisasi kebersamaan,
 (6) saling menyalahkan,
 (7) saling tuding,
 (8) pamer kekuatan,
 (9) ajang untuk mengembangkan issue yang negatif (issue positif silahkan saja), dan
 (10) kebersamaan kadangkala membuahkan ‘motivasi’ sesaat, begitu kebersamaan berubah menjadi kesendirian, motivasi akan turun lagi.
HAL MENARIK DALAM KEBERSAMAAN
Umumnya, yang membuat orang senang dalam kebersamaan adalah :
 (1) bertemu teman,
 (2) bertukar pengalaman sehingga menambah wawasan,
 (3) dapat belajar mengerti orang lain,
 (4) tidak merasa kesepian,
 (5) lebih termotivasi melakukan sesuatu karena ( harus jujur dikatakan) dalam kebersamaan, apa yang kita kerjakan bisa langsung dinikmati/dinilai oleh orang lain, hal yang mungkin tidak kita dapatkan bila dilakukan sendiri,
 (6) dan lain – lain.
Menyanyi bersama tentu menarik daripada menyanyi sendirian. Melakukan Penelahan Alkitab secara bersama pasti lebih menantang ketimbang melakukannya sendiri. Bersekutu dalam doa dalam suasana kebersamaan sungguh demi Nama ugatame dapat menghangatkan hati dan perasaan. Mendengarkan penceramah berbicara tentunya akan lebih menyenangkan bila yang hadir lebih dari satu orang.

MENGAJAK ORANG LAIN
Ada sebuah cara yang mungkin ‘tokcer’ dalam upaya membangun kebersamaan yakni dengan tidak ragu atau merasa sungkan ‘mengajak’ orang lain bergabung dalam kebersamaan. Seringkali orang tidak tahu ada suatu kebersamaan yang menyenangkan karena ‘tidak diberi tahu’, tidak diajak, atau tidak dibari kebersamaan untuk berpartisipasi.
Berikut ini adalah sebuah contoh langkah-langkah dalam mengajak orang. Pertama, sapalah orang dengan ramah. Lalu amati dengan cepat apa kira-kira yang menjadi ‘keinginan’ dan ‘kemampuan’ orang tersebut. Ini dirasa perlu karena, tidak semua orang merasa ‘welcome’ di situasi yang masih baru dan baginya.

Kedua, segera perkenalkan ‘calon anggota’ tadi kepada sebanyak mungkin orang yang kita kenal. Konkritnya, bila kita mengenal kira-kira 40 (empat puluh) orang, usahakanlah ‘kawan baru dari,’ tadi mengenal orang jawa,Kalimantan,Sulawesi. Dengan begitu, kita sudah mensosialisasikan ‘kawan baru’ kita kepada orang banyak.
Ketiga, ajak segera ‘kawan baru’ kita untuk melihat dari dekat berbagai aktifitas dan berbagai keilmuan dapat yaooo mari bergandengan tangan atau kegiatan di ‘lingkungan baru’ tersebut.
Keempat, beri kesempatan pada ‘kawan baru’ kita untuk bertanya sebanyak mungkin apa yang dilihat dan dirasakan selama merantau di negri orang ‘di lingkungan kampus maupun di luar kampus’.
Kelima, sekali waktu, kawan baru berpikir, seolahterlibat/berpartisipasi dalam kegiatan atau aktifitas yang diperhatikannya (dipelajarinya).
Keenam, secara tidak membabi buta tanyakan apakah kawan baru kita senang berada dalam lingkungan baru yang baru dikenalnya. Jawaban yang mungkin didapat dari pertanyaan tersebut sangat beragam.
Kemungkinan jawaban yang kita terima adalah :
 (1) senang dan mau berpartisipasi, atau
 (2) senang tetapi belum mau berpartisipasi karena berbagai alasan, atau
 (3) kurang senang, tetapi ingin mencoba berpartisipasi, atau
 (4) kurang senang, dan tidak mau berpartisipasi.

BERDOALAH
Yang penting dari semua. Berdoalah untuk  kalau ko tekemu ‘kawan baru’ kita. Sekalipun sang kawan baru kita belum mau bergabung, tetaplah berdoa AYIMANA  KAPOGEIYEI DAAKO (1 Tesalonika 5 : 17).
Roma 12:12 Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!
Efesus 6:18 dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,
BELAJAR DARI ANGSA
Kalau kita tinggal DAPUWA  KITA TINGGAL DAERAH DAPUWA SAJA HEHEHHEH HUJAN SAJA SENDIRI DATANG DAN WANIYAI BOU SENDIRI DATANG, MAKA DUMUPA JHON MENEGASKAN MARI MELANGKAH DI NEGRI ORANG DAPUWA TIDAK AKAN HILANG….
  APABILA KATA-KATA TIDAK MENGENANGKAN TEMAN-TEMAN DAPUWA SAYA MINTAMAAF....ITU PENDAPT SAYA

 


Selasa, 19 Agustus 2014

BERKAT UAGATAME SELALU ADA

SELALU ADA BERKAT

By: Jhon dumupa | merantau bandung | 19 /8 2014, 08:42:03 | Dibaca: 2335 kali

Di masa krisis, tidak heran kalau ada yang merindukan berkat TUHAN lebih lagi. Namun seimbangkanlah dengan merenungkan bagaimana kita menyikapi berkat TUHAN selama ini. Alkisah, Daud kanak-kanak tidak tahan lagi merasa dibedakan dari saudara-saudaranya karena disuruh menjaga domba, sementara mereka dipersiapkan bekerja di istana. Sehingga ia memutuskan meninggalkan rumahnya dan tidak kembali lagi. Setelah beberapa hari melarikan diri, ia pun menderita lapar, haus, lelah, malam kedinginan, dan siang kepanasan. Ia jatuh terduduk kehabisan tenaga.

Di tengah penderitaannya, tiba-tiba ia mencium aroma roti segar dari sebuah rumah. Mengalahkan rasa malunya, ia pun mendekatinya. Si pemilik rumah menyambutnya dengan belas kasihan, mengajaknya masuk, dan menghidangkan roti dan susu.

Setelah kenyang, Daud berkata, “Terimakasih bapa. Aku tidak dapat membalas kebaikan bapa yang seperti malaikat yang diutus TUHAN.” Si pemilik rumah tersenyum dan menjawab, “Baru kuhidangkan roti dan susu saja engkau sudah berterimakasih dan menyebutku malaikat. Bukankah di rumahmu engkau memperoleh roti yang mengenyangkan dan susu yang memuaskan? Selimut dan tempat tidur yang menghapus kelelahanmu? Jubah yang menghangatkan di waktu malam dan tempat berteduh yang menyejukkan di waktu siang? Air bersih yang menyegarkan dan obat yang menyehatkan tubuhmu?”

Orang itu kemudian merangkulnya, “Selama engkau hanya memikirkan bagaimana memiliki yang engkau belum punya, itu bisa mengurangi kebahagiaanmu. Tapi selama engkau memikirkan bagaimana menggunakan apa yang engkau punya untuk orang lain, itu bisa menambah kebahagiaanmu bahkan memberikanmu apa yang belum engkau punya.” Saat itulah Daud pun terbangun dari mimpinya. Ia pun bangkit dan berjalan lagi. Kali ini menuju rumahnya, bapa-ibunya, domba-dombanya, dengan tekad ingin menjadi berkat bagi mereka karena berkat TUHAN cukup baginya.

Kemana pun kakiku berjalan, tanah yang aku pijak dapat Kau berikan.Bukan di mana kita berada tetapi apakah TUHAN menyertai kita, itu yang menentukan berkat kita. Daud berjalan di padang rumput, tetapi TUHAN memberikan seluruh Israel kepadanya.

Dan apapun yang aku kerjakan, bila Kau turun tangan dapat menghasilkan.Bukan jenis pekerjaan, tetapi bagaimana kualitas mengerjakan pekerjaan itu yang menentukan berkat kita. Daud mengalahkan beruang dan singa karena ingin menjadi berkat bagi dombanya, ia mengalahkan Goliat karena ingin menjadi berkat bagi Israel. Hasilnya, ia masuk istana bukan karena rekomendasi siapapun melainkan diangkat TUHAN sendiri.

Selalu ada berkat, yang telah Kau sediakan. Selama ku percaya pada janjiMu TUHAN.Selalu ada rezeki bagi orang yang melakukan pekerjaannya dengan motivasi yang benar. Bukan karena janji manusia atau keadaan, tetapi karena percaya bahwa pekerjaannya pasti dihargai TUHAN dengan sepantasnya.

Selalu ada berkat, mengikutiku senantiasa. Selama ‘ku bekerja dengan taat dan setia. Bukan sekadar kerja keras tetapi karakter seseoranglah yang menentukan apakah ia bisa mempertahankan rezeki yang sudah diterimanya. Kualitas hati Daud dalam memelihara dombanya mewarnai kualitasnya memelihara rakyatnya, sehingga TUHAN mempertahankan tahtanya sampai akhir hayatnya.

Daud menginspirasi saya, rahasia terbesar diberkati adalah menjadi berkat. Semoga keberadaan dan pekerjaan kita menjadi berkat bagi sesama, sehingga mengalami janji TUHAN, selalu ada berkat dalam kehidupan kita. Tetap menyembah TUHAN dan salam inspirasi.